Selasa, 26 Jun 2012

Isteri Mursi: Saya Pelayan Mesir Bukan Ibu Negara

Rabu 27 Jun,2012
Istri Mursi: Saya Pelayan Mesir Bukan Ibu Negara
Isteri Muhammed Mursi, Najla Mahmud

Isteri Presiden Mesir Mohamed Mursi, Najla Mahmud, menolak disebut sebagai Ibu Negara. Julukan itu menurutnya hanya berlaku untuk Jihan Sadat dan Suzan Mubarak.
Keduanya ikut campur dalam segala urusan; politik, ekonomi. Islam mengajarkan bahwa presiden Mesir berikutnya adalah pelayan Mesir nombor satu, maka itu artinya bahwa isterinya adalah merupakan pelayan wanita Mesir nomor satu.
Oleh sebab itu, Najla dengan tegas menyatakan, tidak ada istilah Ibu Negara dalam kamusnya.

Yang ada sekarang justru ia akan berperan sebagai Pelayan Terdepan Mesir. "Karena kita semua adalah warga negara yang sama," kata dia. "Kita mempunyai hak-hak sebagaimana juga kita memiliki kewajiban-kewajiban."

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Senin (25/6) waktu setempat, Najla ingin dijuluki sebagai Ummu Ahmad atau Al-Ukh Najla atau Hajjah. Ia mengingatkan,dalam Islam tidak membedakan antara satu orang dengan lainnya. "Kita semua adalah satu, untuk kemajuan negeri tercinta."

Setelah suaminya resmi terpilih, Najla melakukan lawatan perdana ke kediaman bonda Mahmud Sulaiman, seorang yang gugur sebagai syahid dalam peristiwa revolusi 25 Januari lalu.

MUNGKIN GADIS INI SATU DALAM SEJUTA DI MALAYSIA, NAK TAHU KENAPA LIHATLAH GAMBAR

Rabu, 27 Jun, 2012

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/s480x480/576157_286030714818470_1757582224_n.jpg

Satu Dalam Sejuta kat MALAYSIA....trafik light Merah Sempat Lagi Buka Tafsir Quran....

SUMBER

Ahmed Shafiq, mantan PM Mesir Era Mubarak tinggalkan Mesir Setelah Kalah Pilihanraya

Rabu 27 Jun,2012
Shafiq, yang kalah dalam bulan Jun lalu melawan Mohamed Morsi Ikhwan Muslim, telah terbang ke Kesatuan Arab Bersatu pada Selasa 26/6/12 semalam, AFP memetik seorang pegawai yang tidak disebutkan namanya di lapangan terbang Kaherah.

Dia dilaporkan ditemani oleh tiga anak perempuan dan cucunya.

Perjalanan Shafiq, yang menjabat sebagai perdana menteri terakhir di bawah diktator pergulingan Hosni Mubarak, terjadi beberapa jam selepas pendakwa umum negara itu memulakan menyelidik rasuah terhadap dirinya.

Penyelidikan itu akan melihat ke dalam tuduhan bahawa Shafiq menggunakan dana masyarakat selama lapan tahun di mana dia menjawat sebagai menteri penerbangan awam di bawah Mubarak.

Sementara itu, aktivis hak asasi menuduh Peguam Negara melakukan usaha untuk menahan 35 kes rasuah terhadap Shafiq dengan memindahkan kembali mereka ke mahkamah tentera.

Sebelumnya, bekas kepala perisikan Mesir dan Naib Presiden Omar Suleiman juga meninggalkan negara ke UAE.
Sumber halimislam

Kajian ilmiah pengaruh bacaan al Qur’an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya. Subhanallah, menakjubkan!

Rabu 27 Jun,2012
(Arrahmah.com) - "Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur'an...".
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.
Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.
Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur'an.
Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur'an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur'an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur'an.
Al-Qur'an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Kaunseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur'an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur'an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur'an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur'an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).
Mahabenar Allah yang telah berfirman, "Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat" (Q.S. 7: 204).
(zilzaal/arrahmah.com)

Tidak masuk syurga memutuskan silaturrahim

Rabu 27 Jun,2012

(Dengan nama Allah, Segala puji bagi Allah, Selawat dan salam ke atas Rasulullah S.A.W, keluarga, sahabat dan para pengikut Baginda)
Hukum memutuskan silaturrahim
Memutuskan silaturrahim pula hukumnya haram dan dikira melakukan maksiat besar sehingga mendapat laknat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, Sebagaimana firmanNya:
Maksudnya: “(Kalau kamu tidak mematuhi perintah) maka tidakkah kamu harus dibimbang dan dikhuatirkan-jika kamu dapat memegang kuasa-kamu akan melakukan kerosakan di muka bumi, dan memutuskan hubungan silaturrahim dengan kaum kerabat?. (Orang-orang yang melakukan perkara-perkara yang tersebut) merekalah yang dilaknat oleh Allah serta ditulikan pendengaran mereka, dan dibutakan penglihatannya.” (Surah Muhammad: Ayat 22-23)
Apatah lagi orang yang memutuskan silaturrahim ini tidak masuk syurga, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam .
Maksudnya: “Tidak masuk syurga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan.” (Hadits riwayat Muslim)
Bagaimana menghubungkan silaturrahim?
Menurut Ibnu Abu Jamrah bahawa hubungan silaturrahim boleh dieratkan dengan memberi harta, memberi bantuan dan pertolongan dalam menyampaikan hajat, menolak kemudharatan, bersemuka, mendoakan, mengeratkan dengan apa yang termampu daripada perkara kebajikan dan menolak apa yang termampu daripada keburukan.
Sementara bagi mereka yang jauh bolehlah juga berhubung dan berkirim salam dengan berutus surat, akan tetapi jika mampu adalah afdhal untuk menziarahi mereka.
Begitu juga dengan mendermakan harta kepada kaum kerabat.
Bersedekah kepada kaum kerabat adalah lebih afdhal dari orang lain, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam:
Maksudnya: “Memberi sedekah kepada orang miskin dikira: satu sedekah, dan memberi sedekah kepada mahram dikira dua iaitu: sedekah dan mengeratkan hubungan.” (Sunan ad-Darimi)
Bolehkah menjalinkan hubungan silaturrahim dengan orang kafir?
Dalam hal ini, Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak melarang berbuat baik kepada orang kafir sebagaimana firmanNya:
Tafsirnya: Allah tidak melarang kamu daripada berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang yang tidak memerangi kamu kerana ugama (kamu), dan tidak mengeluarkan kamu dari kampung halaman kamu; sesungguhnya Allah mengasihi orangorang yang berlaku adil. (Surah al-Mumtahanah: Ayat 8)
Keistimewaan atau kelebihan mengeratkan silaturrahim
Orang yang mengeratkan silaturrahim akan mendapat sepuluh kelebihan yang terpuji sepertimana disebutkan dalam kitab Bujairimi Ala al-Khatib:
1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala redha kerana Dia memerintahkan supaya mengeratkan silaturrahim.
2. Membawa kebahagiaan.
3. Para malaikat gembira kerana mereka gembira dengan eratnya silaturrahim itu.
4. Memperolehi pujian yang baik daripada orang.
5. Mengisi kesedihan Iblis.
6. Dipanjangkan umur.
7. Menperoleh keberkatan rezeki.
8. Orang yang meninggal dunia mendapat kebahagiaan kerana keturunannya gembira dengan eratnya silaturahim itu.
9. Bertambah-tambah kehormatannya.
10.Bertambah-tambah pahala selepas matinya kerana orang-orang mendoakannya setiap kali disebut kebaikkanya.
Oleh yang demikian, eratkanlah silaturrahim dalam mencapai keistimewaan yang tersebut di atas dan jauhilah dari perkara yang boleh memutuskannya. Tanganilah masalah keluarga dengan perasaan rasional dan eratkanlah semula perhubungan yang sudah retak itu dengan rasa kesedaran serta keinsafan, apatah lagi kerana mereka yang tidak mahu berdamai itu akan dipertangguhkan keampunannya, sepertimana hadis Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu:
Maksudnya: “Dibuka pintu-pintu syurga itu pada hari Isnin dan Khamis, Setiap orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni, kecuali seseorang yang sedang dalam permusuhan dengan saudaranya. Dikatakan: Tangguhkanlah keduanya sampai mereka mau berdamai. Tangguhkanlah keduanya sampai mereka mau berdamai.Tangguhkanlah keduanya sampai mereka mau berdamai.” (Hadits riwayat Muslim)
Begitu juga mendamaikan di antara dua pihak yang berselisih itu hendaklah dengan adil dan saksama dengan tidak menyebelahi mana-mana pihak yang berselisih, kerana semua orang yang beriman itu bersaudara dan bertanggungjawab dalam mendamaikan saudaranya yang lain sebagaimana firman Allah Subahanahu Wa Ta’ala:
Tafsirnya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara, maka damaikanlah di antara kedua saudara (kamu yang bertelingkah) itu. (Surah Al-Hujurat: Ayat 10)
(Sumber::Jabatan Mufti Brunei.Bilangan 269). Fitrahislamionline

Ahad, 24 Jun 2012

Cara Termudah Khatam Al-Quran Dalam 30 Hari

Isnin 25 Jun,2012

"Pada zaman Rasulullah sallAllahu `alaihi wasallam, ada para sahabat Nabi yang mengkhatamkan al-Quran dalam tempoh yang sangat singkat. Namun, Nabi sallAllahu `alaihi wasallam memberi pesan bahawa jika mahu khatam dalam masa yang singkat, maka janganlah khatam kurang dari 7 hari.

Dari `Abdullah bin `Amru radhiAllahu `anhuma bahawa Nabi sallAllahu `alaihi wasallam bersabda yang maksudnya:
“Bacalah (khatamkanlah) al-Quran dalam sebulan sekali.” Aku berkata: ”Sesungguhnya aku mampu untuk lebih dari itu.” Rasulullah sallAllahu `alaihi wasallam bersabda: “Maka, khatamkanlah dalam tujuh hari, jangan kurang dari itu.”

(HR al-Bukhari)

Pesanan ini bertujuan supaya para sahabat membacanya dalam keadaan baik, tidak tergopoh-gapah dan membacanya dengan penghayatan. Kerana manfaat utama dari al-Quran adalah dengan menghayati maksudnya. Di samping itu, supaya para sahabat tidak melupakan akan tugas dan peranan harian mereka.

Orang-orang soleh dari kalangan para sahabat, tabi`in, tabi`ut tabi`in, salafussoleh dan selepas zaman mereka sentiasa dalam masa ke semasa khatam al-Quran. Mereka bukan sekadar baca dan faham. Malah mentadabburnya dan menghidupkan inti al-Quran. Kita wajar mencontohi sifat mereka yang mulia itu.

Memang ada dalam riwayat menceritakan beberapa tokoh salafussoleh yang mengkhatam lebih singkat dari 7 hari, terutamanya pada bulan Ramadhan. Namun mereka melakukannya kerana mereka faham akan kemampuan mereka membacanya dengan tartil, tajwid yang betul, faham makna dan penghayatan. Sambil tidak mengganggu aktiviti harian dan tugasan mereka. Contohnya Imam Asy-Syafi`i diriwayatkan khatam al-Quran sebanyak 60 kali dalam bulan Ramadhan. Ma sha’ ALLAH! Jauhnya kita. Lemahnya kita.

>
Al-Quran adalah manual hidup manusia!

Khatam Dengan Mudah Dalam Masa 30 Hari

Di sini ingin saya berkongsi sedikit cara yang biasa diamalkan oleh para muslimin hari ini untuk khatam al-Quran dalam tempoh 30 hari terutamanya apabila berada dalam bulan Ramadhan. Cara ini adalah cara yang paling mudah, tidak membebankan dan tidak mustahil dicapai oleh semua. Tinggal sahaja keazaman dan kerajinan.

Berikut caranya:

Dalam al-Quran mus-haf Uthmani, setiap juzuk al-Quran telah dicetak dengan ayat-ayat al-Quran sebanyak 20 muka surat. Bermakna setiap juzuk ada 20 muka surat.

Kita bahagikan 20 muka surat itu kepada 5, iaitu bilangan solat fardhu: Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib dan Isya’. 20÷5=4. Bermakna setiap solat fardhu, kita hanya membaca 4 muka surat.

Bagi meringankan lagi, kita bahagikan 4 muka surat itu kepada 2 bahagian, iaitu:
  • 2 muka surat sebelum solat fardhu
  • 2 muka surat selepas solat fardhu
Dengan beristiqamah melakukannya pada setiap kali solat fardhu selama 30 hari, insyaALLAH kita bakal mengkhatamkan al-Quran yang padanya ada 30 juzuk itu.



Poster menerangkan cara paling mudah/praktikal untuk khatam
untuk khatam al-Quran dalam tempoh 30 hari (sila sebarkan!)

Buat masyarakat bukan `Arab seperti kita ini, sebaik-baiknya sertailah bacaan al-Quran itu dengan membaca sekali dengan maknanya. Semoga kita mendapat manfaat yang banyak apabila memahami maksud ayat-ayat suci al-Quran. Tidak hanya membacanya seperti biasa yang kita lakukan, tetapi membacanya sambil faham. SubhanALLAH!

Semoga kita diberi hidayah dan taufiq oleh ALLAH Ta`ala, amin…

muzir.wordpress.com

Dr. Mohamed Morsi memang 52% pada pilihanraya Mesir...pemimpin negara ke-2 dalam dunia moden kini yang menghafal 30 juzuk Al-quran selepas Perdana Menteri Palestin, Ismail Haniyah.


Isnin, 25 Jun 2012


KEMENANGAN PARTI ISLAM DI TURKI DAN MESIR amat memberi makna besar terhadap UMAT ISLAM SELURUH dunia......kita sedang menuju kebangkitan Islam yg lebih menyeluruh !!





rakyat mesir sujud syukur.
inilah kekuatan kita!
mengadu pada Allah!!
aku bersyukur padaMu ya Allah

Sumber